Blog

30 April 2019

Perpustakaan di Tengah Era Digital

Dari total 7,7 miliar populasi manusia di dunia, sekitar 57% diantaranya terkoneksi dengan internet. Di Indonesia sendiri, koneksi internet mencapai 150 juta pengguna dan mengalami peningkatan sebesar 13% dalam setahun terakhir (Hootsuite, 2019). Data tersebut tentunya dapat dijadikan acuan untuk membuktikan bahwasannya manusia tengah dihadapkan dengan era digital.

(Pengguna internet di dunia dan di Indonesia. Sumber: www.wearesocial.com)

Pesatnya penggunaan internet tentunya perlu didukung dengan perangkat yang canggih. Dalam mengakses internet, perangkat yang biasa digunakan berupa smartphone, laptop atau PC, dan tablet.  Penggunaan smartphone di Indonesia memiliki frekuensi yang lebih tinggi dibandingkan perangkat lainnya, seperti laptop atau PC dan tablet. Total penggunaan smartphone meliputi 60%  populasi, dimana dua jenis perangkat lainnya hanya mencakup masing-masing 22% dan 8% populasi. Artinya, kebanyakan masyarakat di Indonesia mengakses internet menggunakan smartphone. Hal tersebut karena smartphone lebih praktis dibandingkan laptop atau PC.

(Perangkat akses internet yang digunakan masyarakat Indonesia. Sumber: www.wearesocial.com)

Kondisi ini dapat dijadikan sebagai peluang besar bagi developer dalam mengembangkan sistem aplikasi berbasis digital yang dapat memberikan kemudahan bagi kehidupan manusia. Salah satunya adalah kemudahan dalam mendapatkan informasi melalui digital library. Digital library merupakan perpustakaan berbasis digital yang menyediakan buku-buku elektronik yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja melalui perangkat pengakses internet, khususnya smartphone. Penggunaan smartphone dalam mengakses digital library tidak hanya memberikan kesan praktis terhadap pengguna, tetapi juga menjamin keamanan lebih terhadap copyright dari buku-buku elektronik dibandingkan dengan penggunaan laptop atau PC.

Sistem digital library yang canggih tentu tidak akan sempurna jika tidak dilengkapi dengan konten yang menarik, berkualitas, serta jumlah yang tidak terbatas. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, tentunya peran penerbit sangat diperlukan sebagai penyedia buku-buku elektronik. Sistem yang praktis serta konten yang berkualitas akan meningkatkan minat baca dan angka iterasi masyarakat Indonesia.

Makara Insight sebagai penyedia sistem digital library di Indonesia, dalam hal ini bekerja sama dengan para penerbit terpercaya untuk menawarkan digital library bagi kalangan profesional dan juga masyarakat umum. Dengan menerapkan sistem sewa buku, pengguna dapat menikmati membaca buku dari penulis favorit dengan harga terjangkau tanpa harus melakukan kecurangan, seperti pembajakan yang merugikan penerbit dan penulis. Pada akhirnya, digital library akan menjadi pilihan terbaik  yang dapat menjaga dunia perbukuan dalam menghadapi kemajuan era digital.

Tak Berkategori
About Aulya Ulfah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *